Cemas Berlebihan, Penyebabnya, dan Cara Mengatasinya!

Kecemasan berlebihan muncul karena orang menyadari adanya perubahan dari luar tubuh yang mengganggu atau mengancam.

Kecemasan adalah hal yang pasti dialami oleh setiap orang.

Misalnya, Ibu tiba-tiba diminta presentasi di depan bos tapi tidak punya bahan presentasi sama sekali.

Ibu juga bisa merasa cemas ketika anak tidak pulang sekolah hingga sore hari.

Namun, jika Anda sering mengalami kecemasan berlebihan, jangan dianggap enteng.

Melansir American Psychiatric Association, di Amerika Serikat gangguan kecemasan berlebihan menyerang lebih dari 18 persen orang dewasa setiap tahunnya.

Kondisi ini termasuk gangguan kecemasan umum, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stres pascatrauma, dan banyak lagi.

dr. Jill Stoddard, direktur pendiri Center for Stress & Anxiety Management, sebuah klinik rawat jalan di San Diego yang berspesialisasi dalam terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi penerimaan dan komitmen (ACT) untuk kecemasan dan masalah terkait, menyarankan cara-cara ini untuk mengelola gangguan tersebut keadaan darurat. .

Penyebab Kecemasan Berlebihan

Kecemasan yang berlebihan membuat seseorang takut dan panik.

Lihat juga:  Cara Menurunkan Perut Buncit Secara Alami

Menurut jurnal Pharmacology & Therapeutics, kecemasan biasanya disebabkan oleh biologi, stres, stres, dan genetika.

Umumnya kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

1. Keturunan

Beberapa orang yang mengalami kecemasan berlebihan mungkin memiliki kecenderungan genetik.

Namun, memiliki orang tua atau kerabat dekat yang menderita kecemasan berlebih atau kondisi kesehatan mental lainnya tidak berarti Anda otomatis menderita kecemasan.

2. Faktor Kepribadian

Ciri-ciri kepribadian tertentu lebih cenderung mengalami kecemasan berlebihan.

Misalnya, anak yang perfeksionis, mudah gugup, penakut, pendiam, kurang percaya diri atau ingin mengontrol segalanya.

Terkadang mengembangkan kecemasan selama masa kanak-kanak, remaja atau dewasa.

Keadaan kecemasan yang berlebihan dapat muncul karena satu atau lebih peristiwa kehidupan yang membuat stres. Pemicu umum meliputi:

  • Stres kerja atau perubahan pekerjaan.
  • Perubahan pengaturan langsung.
  • Kehamilan dan persalinan.
  • Masalah keluarga dan hubungan.
  • Kejutan emosional besar setelah peristiwa stres atau traumatis.
  • Pelecehan atau trauma verbal, seksual, fisik atau emosional.
  • Kematian atau kehilangan orang yang dicintai.
Lihat juga:  Cara Mengembalikan Keperawanan Secara Alami

3. Masalah Kesehatan Fisik

Penyakit fisik kronis juga dapat menyebabkan keadaan kecemasan berlebihan yang dapat berdampak pada pengobatan kecemasan atau penyakit fisik itu sendiri.

Kondisi kronis umum yang terkait dengan kecemasan berlebihan meliputi:

Beberapa kondisi fisik dapat meniru keadaan kecemasan, seperti tiroid yang terlalu aktif.

Ini dapat membantu untuk menemui dokter dan dievaluasi untuk menentukan apakah ada alasan medis untuk merasa cemas.

4. Kondisi Kesehatan Mental Lainnya

Meskipun beberapa orang mungkin mengalami kecemasan berlebihan karena kondisi kesehatan mental lainnya.

Depresi dan kecemasan sering terjadi bersamaan.

Penting untuk memeriksa dan mendapatkan bantuan untuk semua kondisi ini secara bersamaan.

5. Penggunaan Zat

Beberapa orang yang menderita kecemasan berlebihan mungkin menggunakan alkohol atau obat lain untuk membantu mengatasi kondisi mereka.

Meskipun penggunaan alkohol dan zat-zat tersebut dapat memperburuk keadaan kecemasan yang berlebihan, terutama karena efek dari zat-zat tersebut memudar.

Lihat juga:  Cara Mengobati External Hemorrhoid

Sangat penting untuk memeriksa dan mendapatkan bantuan untuk kondisi penggunaan zat apa pun pada saat yang bersamaan.

Cara Mengatasi Kecemasan yang Berlebihan

Mengatasi Kecemasan Berlebihan (Stock Photo Arbo) Pada dasarnya, pencegahan kecemasan berlebihan melibatkan

Pencegahan kecemasan yang berlebihan pada dasarnya melibatkan kesadaran akan penyebab stres kehidupan dan kemampuan Anda sendiri untuk mengatasinya.

Ibu dapat melakukan hal berikut:

1. Bersyukurlah

Selalu bersyukur sebagai cara lain untuk memperluas fokus Anda.

Mengkhawatirkan sesuatu yang tidak Anda miliki akan menimbulkan pikiran negatif dan kecemasan berlebihan.

Mulailah mensyukuri hal-hal kecil, seperti mensyukuri kesehatan, bertemu dengan orang yang Anda cintai, dan pencapaian yang sudah Anda miliki.

2. Gunakan indera

Kekhawatiran yang berlebihan mempersempit fokus pada ancaman yang dirasakan, yang dapat memengaruhi konsentrasi dan ingatan.

Berlatih memperluas pandangan Anda dengan menggunakan indera Anda, seperti apa yang Anda lihat, dengar, cium, dan sebagainya.

Cara ini untuk meningkatkan perhatian dan pengalaman.

3. Tetap Aktif

Berpartisipasilah dalam aktivitas yang Anda sukai, yang membuat Anda merasa nyaman dengan diri sendiri.

Nikmati interaksi kepedulian dan hubungan sosial, yang dapat mengurangi kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan.

Lihat juga:  Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami

4. Hindari Menggunakan Alkohol atau Narkoba

Penggunaan alkohol dan narkoba dapat menyebabkan atau memperburuk kecemasan yang berlebihan.

Jika Anda tidak dapat berhenti sendiri, temui dokter atau cari kelompok pendukung untuk membantu.

5. Makan Sehat

Diet tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi juga mengatasi rasa cemas yang berlebihan.

Menurut American Journal of Psychiatry, mengonsumsi makanan sehat seperti diet kaya sayuran, buah-buahan, daging berkualitas tinggi, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat mengurangi risiko gangguan kecemasan.

6. Batasi Asupan Kafein

Kafein dapat meningkatkan kepekaan mental sehingga memicu kecemasan berlebihan yang berujung pada serangan panik.

Asupan kafein yang berlebihan dapat memperburuk kecemasan pada beberapa orang, terutama mereka yang memiliki gangguan kecemasan.

7. Meditasi

Melansir dalam Journal of Clinical Psychiatry, sejenis terapi berbasis meditasi yang disebut mindfulness-based stress reduction telah terbukti secara signifikan mengurangi gejala pada orang dengan gangguan kecemasan berlebihan.

Ibu bisa rutin melakukan yoga untuk bermeditasi.

8. Konsultasi

Bertemu dengan terapis atau psikolog dapat membantu Anda belajar tentang strategi untuk digunakan dan strategi untuk mengatasi kecemasan saat itu terjadi.

Lihat juga:  Cara Membedakan Obat Supremasi Asli Dan Palsu

9. Perawatan

Obat yang biasa digunakan untuk mengobati kecemasan termasuk antidepresan dan obat penenang.

Obat-obatan ini bekerja untuk menyeimbangkan kimia otak, mencegah episode kecemasan, dan menangkal gejala terburuk dari gangguan tersebut.

Kapan Anda Harus Mendapatkan Bantuan Profesional?

Konsultasi dengan Dokter

Kecemasan yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas, jadi penting untuk mencari bantuan profesional jika gejala Anda memburuk.

Jika Anda merasa cemas sepanjang hari dan mengalami satu atau lebih gejala di atas selama minimal 6 bulan, maka itu mungkin merupakan tanda gangguan kecemasan.

Tidak peduli berapa lama Anda mengalami gejala, jika Anda merasa emosi Anda mengganggu hidup Anda, Anda harus mencari bantuan profesional.

Psikolog dan psikiater berlisensi dilatih untuk mengobati gangguan kecemasan dengan berbagai cara.

Ini sering termasuk terapi perilaku kognitif, obat anti-kecemasan, atau beberapa terapi alami.

Bekerja dengan seorang profesional dapat membantu Anda mengelola kecemasan dan mengurangi gejala secepat dan secepat mungkin.

Nah, itu dia Sobat, penjelasan penyebab dan cara mengatasi kecemasan berlebihan.

Jika ibu atau keluarga mengalami gejala dan sudah melakukan cara pengobatan diatas, kemudian tidak ada perbaikan, jangan malu untuk memeriksakan diri ke dokter. Semoga membantu!