Tips Lindungi Smartphone Saat Musim Hujan Biar Gak Kemasukan Air

Arbo.Web.id – Meski masih musim hujan, kegiatan outdoor tetap dilakukan. Apalagi bagi para pelajar, mahasiswa dan pekerja kantoran, meski hujan harus meninggalkan aktivitas sekolah, kampus, atau kantor. .

Sebagian besar dari Anda biasanya menggunakan sepeda motor atau angkutan umum untuk melakukan perjalanan ke kegiatan tersebut. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat terpaksa harus turun ke jalan saat hujan.

Salah satunya adalah smartphone. Saat hujan deras datang, keselamatan dan keamanan smartphone sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi jika Anda sangat bergantung dengan gadget yang satu ini, jangan sampai rusak terkena air hujan.

Lihat juga:  Institut ICE Menawarkan Kursus Pengembangan Game pada Platform Microsoft.

Nah, inilah tim Arbo.Web.id berikut beberapa tips untuk melindungi ponsel saat musim hujan, agar ponsel kesayangan anda terhindar dari air dan komponen dalamnya tidak rusak.

1. Lakukan selubung antiair

Tips pertama mungkin bagi Anda yang sering menggunakan transportasi umum seperti KRL dan busway, kemudian melanjutkan bekerja atau belajar menggunakan ojek online. Gunakan casing anti air untuk melindungi ponsel Anda dari hujan.

Tapi kenapa ada waterproof case untuk smartphone yang tersedia di toko online hanya dengan harga Rp 20.000. Umumnya case seperti ini juga memiliki ziplock, sehingga ponsel yang tersimpan didalamnya benar-benar terlindungi.

Lihat juga:  EcoFlow RIVER 2 Series, Tawarkan Portable Power Station yang Praktis dan Fleksibel,

Selain itu, jika Anda terpaksa menggunakan ponsel di tengah hujan, plastik casing memungkinkan Anda menggunakan ponsel. Untungnya, terkadang layar smartphone menjadi kurang responsif.

2. Jangan gunakan ponsel saat hujan

1677843518 532 Tips Lindungi Smartphone Saat Musim Hujan Biar Gak Kemasukan Air

Jika demikian, Anda harus tahu. Kecuali mendesak, Anda tidak boleh menggunakan ponsel saat hujan.

Pada smartphone terdapat beberapa lubang yang dapat dimasuki air, seperti port mikrofon di bagian atas, lubang tombol, telinga di bagian atas layar, hingga port mikrofon, jack audio, USB-C di bagian bawah.

Ketika air memasuki ruang hampa, itu dapat merusak komponen internal seperti motherboard dan mematikan telepon sepenuhnya.

Lihat juga:  Alodokter menghadirkan fitur layanan ESDM

3. Jangan simpan ponsel berkualitas tinggi dalam saku

1677843518 272 Tips Lindungi Smartphone Saat Musim Hujan Biar Gak Kemasukan Air

Meski menggunakan jas hujan yang tebal, tidak disarankan untuk menyimpan ponsel di saku baju atau celana saat hujan. Apalagi jika jas hujan Anda tidak menahan air keluar.

Ini dapat membuat air membasahi baju atau celana Anda, dan merendam ponsel Anda untuk waktu yang lama.

4. Simpan di dalam tas

1677843518 821 Tips Lindungi Smartphone Saat Musim Hujan Biar Gak Kemasukan AirIlustrasi: iStock

Menyimpan smartphone di dalam tas dapat mencegah smartphone basah saat hujan. Di dalam iya, tapi tidak di samping, depan, atas dan bawah.

Lihat juga:  Cara Mudah Tukar Tambah Galaxy S23 Series di Blibli.com

Sama seperti menyimpan ponsel di saku celana atau baju, air bisa merembes ke dalam tas dan masuk ke mulut smartphone.

Lebih baik lagi, sebelum memasukkannya ke dalam tas, lindungi dulu smartphone Anda dengan waterproof case khusus seperti waterproof case.

5. Cepat kering jika terkena air

1677843518 869 Tips Lindungi Smartphone Saat Musim Hujan Biar Gak Kemasukan AirIlustrasi: Listrik

Jika sudah terkena air hujan, segera keringkan smartphone kesayangan Anda. Matikan telepon Anda sesegera mungkin, lalu keringkan dengan lap atau kain bersih.

Karena baterai ponsel saat ini umumnya sudah tumbuh besar, disebut unibody, segera rakit ponsel menggunakan silica gel atau beras. Keduanya dapat menyerap kelembapan dan bagus dalam mencegah pembentukan kondensasi pada perangkat elektronik.

Lihat juga:  Peningkatan Transaksi Bitcoin di Ajaib Crypto Mencapai 600%

Ya, hindari penggunaan hair dryer untuk mengeringkan ponsel, apalagi terkena sinar matahari karena dapat meningkatkan suhu komponen internal smartphone dan menyebabkan kerusakan lainnya.