Meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik itu penting: MPR

Menurut MPR, meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik sangat penting untuk mencapai demokrasi yang inklusif. Perempuan harus memiliki peran yang sama dalam pembuatan keputusan politik dan pengelolaan negara. Meningkatkan partisipasi perempuan di dalam politik bukan hanya masalah kesetaraan gender, tetapi juga meningkatkan kualitas kebijakan dan tata kelola yang adil bagi seluruh rakyat.

Meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik itu penting: MPR

Jakarta (Arbo.Web.ID) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat menekankan pentingnya peningkatan partisipasi perempuan dalam politik guna memperluas keterwakilan mereka dalam pengambilan keputusan kebijakan publik dan mencapai pembangunan yang lebih baik.

Lihat juga:  Cara Mengobati Bibir Bintik Berair Secara Alami

“Mengidentifikasi partisipasi perempuan yang lebih besar dalam semua pengambilan keputusan kebijakan publik harus diupayakan secara rutin untuk mencapai kemajuan yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat.

Sembilan dari 10 perempuan meyakini pentingnya partisipasi politik, namun diakuinya ada beberapa kendala dalam mewujudkannya, ujarnya.

Menurut Moerdijat, hasil tersebut berdasarkan State of Girls in the World Report (SOTWG) yang diterbitkan Plan Indonesia awal tahun ini.

Beberapa hambatan bersifat interseksional dan struktural, seperti usia yang dianggap belum dewasa, dan stereotipe gender.

Lihat juga:  Cara Menurunkan Berat Badan Cepat Dan Alami

“Tantangan lainnya bervariasi mulai dari tidak memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan, persepsi tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan, hingga gagasan orang lain tentang apa yang pantas bagi remaja putri,” jelasnya.

Ia menegaskan, dengan adanya tantangan yang beragam dan sulit tersebut, upaya partisipasi perempuan dalam politik membutuhkan dukungan banyak pihak dan strategi yang tepat.

Lebih lanjut dia menegaskan, hanya 120 atau 20,8 persen dari 575 anggota parlemen yang terpilih di Dewan Perwakilan Rakyat pada Pemilu 2019 adalah perempuan.

Lihat juga:  Cara Mengobati Glue Ear

Menurut dia, angka tersebut menunjukkan rendahnya pemahaman keterwakilan perempuan dalam politik di Indonesia, mengingat pada tahap seleksi, setiap parpol diharuskan memiliki minimal 30 persen caleg perempuan.

Ia berharap peningkatan kualitas pendidikan akan mendorong perempuan untuk berpartisipasi di luar sektor domestik, seperti politik.

“Penyebarluasan informasi tentang pentingnya partisipasi perempuan dalam setiap pengambilan kebijakan publik harus dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Kesimpulan

Meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik penting untuk mencapai kesetaraan gender dan keterlibatan yang lebih luas dalam pembuatan keputusan publik. Menurut MPR, peran perempuan dalam politik berpotensi besar dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk lebih memperkuat partisipasi perempuan dalam politik, termasuk melalui dukungan dan pemberdayaan.

Lihat juga:  Cara Mengobati Batuk Kering Dan Pilek

Temukan artikel menarik lainnya di Google News

#Meningkatkan #partisipasi #perempuan #dalam #politik #itu #penting #MPR #Habari #Arbo.Web.ID arbo Meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik itu penting: MPR – Habari za Arbo.Web.ID