KUMPULAN TUGAS MAKALAH SEKOLAH DAN KULIAH: KARYA ILMIAH KEBUDAYAAN INDONESIA

KARYA ILMIAH

KEBUDAYAAN INDONESIA 

uho.jpg

KUMPULAN TUGAS MAKALAH SEKOLAH DAN KULIAH KARYA ILMIAH KEBUDAYAAN INDONESIA

  

OLEH:

ISBUL ANSARI

N1A414003

FAKULTAS ILMU BUDAYA

PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA

UNIVERSITAS HALUOLEO

KENDARI

2015

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami
panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan
Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun tulisan ilmiah ini dengan baik dan
tepat pada waktunya. Dalam tulisan ilmiah ini kami membahas mengenai kebudayaan
Indonesia.

Tulisan ilmiah ini
dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan tulisan ilmiah
ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tulisan ilmiah
ini. 

Kami menyadari bahwa
masih banyak kekurangan yang mendasar pada tulisan ilmiah ini. Oleh karena itu
kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk
penyempurnaan tulisan ilmiah selanjutnya. 

Akhir kata semoga
tulisan ilmiah ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian. 

Kendari, 8 April 2015

Penulis 

ii



DAFTAR ISI

SAMPUL————————————————————————————– i

KATA
PENGANTAR———————————————————————-
ii

DAFTAR ISI——————————————————————————— iii

BAB I
PENDAHULUAN—————————————————————– 1

1.1.¬† Latar Belakang——————————————————————– 1

1.2.¬† Masalah—————————————————————————– 2

1.3.¬† Tujuan——————————————————————————- 2

1.4.¬† Manfaat—————————————————————————– 2

1.5.¬† Defenisi Operasional————————————————————- 2

1.6.¬† Ruang Lingkup——————————————————————– 3

BAB II ‚Äď KAJIAN TEORI—————————————————————- 4

2.1. Perkembangan Kebudayaan Indonesia———————————————- 4

2.2.
Kondisi Kebudayaan Indonesia—————————————————— 6

2.3.
Penyebab Kebudayaan Indonesia Banyak Diklaim Oleh Pihak Lain———- 8

BAB III ‚Äď PENUTUP———————————————————————- 8

3.1. Kesimpulan————————————————————————- 8

3.2. Saran——————————————————————————— 8

DAFTAR
PUSTAKA

iii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG

            Budaya atau kebudayaan secara
entimologi berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) yang
kemudian diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan
atau dapat pula diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Kataculture juga kadang diterjemahkan sebagai
“kultur” dalam bahasa Indonesia.

            Indonesia merupakan negara kepulauan
terbesar di dunia, dengan banyaknya pulau tersebut Indonesia memiliki beragam
budaya yang sangat banyak sekali. Perkembangan budaya Indonesia telah dimulai
sejak nenek moyang kita terdahulu. Namun, beberapa tahun kebelakangan ini
kebudayaan di Indonesia berada dalam masa yang mengecewakan dimana banyak
budaya kita yang lepas dari genggaman kita.

Lihat juga:  MAKALAH TENTANG SOSIOLOGI DAN SEJARAH PENDIDIKAN SOSIOLOGI

            Seperti yang telah kita ketahui,
perkembangan budaya indonesia selalu dalam kondisi yang naik dan turun. Pada
awalnya, Indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang
kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk
indonesia sendiri, tetapi belakangan ini budaya Indonesia mengalami masa penurunan
terhadapa sosialisasi budaya bangsa sehingga penduduk kini telah banyak yang
melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus globalisasi rasa cinta
terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat berdampak tidak baik bagi
masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke
Indonesia, masyarakat kini telah berkembang menjadi masyarakat modern.

1

            Hal ini yang
menyebabkan kebudayaan bangsa Indonesia banyak yang diambil oleh pihak lain,
berikut merupakan data beberapa budaya Indonesia yang diklaim oleh pihak lain:
batik dari Jawa oleh Adidas, Naskah kuno dari Riau oleh pemerintah Malaysia,
Naskah kuno dari Sumatera barat oleh pemerintah Malaysia, Naskah kuno dari
Sulawesi selatan oleh pemerintah Malaysia, Naskah kuno dari Sulawesi Tenggara
oleh pemerintah Malaysia.

1.2.MASALAH

√ė¬†
Bagaimana perkembangan kebudayaan Indonesia?

√ė¬†
Bagaimana kondisi kebudayaan Indonesia ?

√ė¬†
Mengapa kebudayaan Indonesia banyak diambil oleh pihak lain?

1.3.TUJUAN

√ė¬† Mendeskripsikan
perkembangan kebudayaan Indonesia

√ė¬† Mendeskripsikan
kondisi kebudayaan Indonesia dan

√ė¬† Mendeskripsikan
penyebab kebudayaan Indonesia banyak diklaim oleh pihak lain

1.4.MANFAAT

√ė¬† Untuk
mengetahui perkembangan kebudayaan Indonesia

√ė¬† Untuk
mengetahui kondisi kebudayaan Indonesia dan

√ė¬† Untuk
mengetahui penyebab kebudayaan Indonesia banyak diklaim oleh pihak lain

1.5.DEFENISI OPERASIONAL

Kebudayaan
dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai
makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan
dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya.

Lihat juga:  PENGERTIAN SASTRA LISAN DAN KARYA SASTRA

2

Budaya atau kebudayaan secara
entimologi berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) yang
kemudian diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan
atau dapat pula diartikan sebagai mengolah tanah atau bertani. Kataculture juga kadang diterjemahkan
sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Indonesia
merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan banyaknya pulau tersebut
Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat banyak sekali. Perkembangan
budaya Indonesia telah dimulai sejak nenek moyang kita terdahulu. Namun,
beberapa tahun kebelakangan ini kebudayaan di Indonesia berada dalam masa yang
mengecewakan dimana banyak budaya kita yang lepas dari genggaman kita.

Budaya Indonesia adalah seluruh
kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah
ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Kebudayaan nasional
adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional.

1.6.RUANG LINGKUP

Dalam karya
tulis ini akan dijelaskan beberapa masalah mengenai bagaimana perkembangan
budaya Indonesia dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia Indonesia kemudian
faktor-faktor yang mempengaruhi kebudayaan bangsa Indonesia ini banyak diklaim
oleh pihak lain.

3

BAB II

KAJIAN TEORI

2.1. Perkembangan Kebudayaan Indonesia

Berbicara
tentang kebudayaan Indonesia yang ada dibayangan kita adalah sebuah budaya yang
sangat beraneka ragam. Bagaimana tidak, Indonesia merupakan negara kepulauan
terbesar di dunia, hal inilah yang menyebabkan Indonesia memiliki kebudayaan
yang beraneka ragam.

Kebudayaan
dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai
makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan
dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya. Suatu kebudayaan
merupakan milik bersama anggota suatu masyarakat atau suatu golongan sosial,
yang penyebarannya kepada anggota-anggotanya dan pewarisannya kepada generasi
berikutnya dilakukan melalui proses belajar dan dengan menggunakan
simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun yang tidak
(termasuk juga berbagai peralatan yang dibuat oleh manusia). Dengan demikian,
setiap anggota masyarakat mempunyai suatu pengetahuan mengenai kebudayaannya
tersebut yang dapat tidak sama dengan anggota-anggota lainnya, disebabkan oleh
pengalaman dan proses belajar yang berbeda dan karena lingkungan-lingkungan
yang mereka hadapi tidak selamanya sama.

Lihat juga:  ‚ÄúPUISI & PROSA SERTA UNSURNYA‚ÄĚ

Proses
perkembangan budaya dapat terjadi melalui penetrasi. penetrasi kebudayaan
adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Penetrasi
kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara:

a.      
Penetrasi damai (penetration pasifique)

Penetrasi
damai merupakan proses masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Misalnya,
masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia.

4

Contoh
lainnyaseperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab.
Kebudayaan India masuk melalui proses yang damai yaitu melalui penyebaran agama
Hindu dan Buddha di Nusantara yang jauh sebelum Indonesia terbentuk.

b.      
Penetrasi kekerasan (penetration
violante)

Masuknya
sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak. Contohnya, masuknya
kebudayaan Barat ke Indonesia pada zaman penjajahan disertai dengan kekerasan
sehingga menimbulkan goncangan-goncangan yang merusak keseimbangan dalam
masyarakat. Wujud budaya dunia barat antara lain adalah budaya dari Belanda
yang menjajah selama 350 tahun lamanya. Budaya warisan Belanda masih melekat di
Indonesia antara lain pada sistem pemerintahan

Secara garis besar kebudayaan
Indonesia dapat kita klasifikasikan dalam dua kelompok besar. Yaitu Kebudayaan
Indonesia Klasik dan Kebudayaan Indonesia Modern. Para ahli kebudayaan telah
mengkaji dengan sangat cermat akan kebudayaan klasik ini. Mereka memulai dengan
pengkajian kebudayaan yang telah ditelurkan oleh kerajaan-kerajaan di
Indonesia. Sebagai layaknya seorang pengkaji yang obyektif, mereka mengkaji
dengan tanpa melihat dimensi-dimensi yang ada dalam kerajaan tersebut. Mereka
mempelajari semua dimensi tanpa ada yang dikesampingkan. Adapun dimensi yang sering
ada adalah seperti agama, tarian, nyanyian, wayang kulit, lukisan, patung, seni
ukir, dan hasil cipta lainnya.

Seorang pengamat memberikan
argumennya tentang kebudayaan indonesia modern. Dia mengatakan bahwa kebudayaan
Indonesia modern dimulai ketika bangsa Indonesia merdeka. Bentuk dari deklarasi
ini menjadikan bangsa Indonesia tidak dalam kekangan dan tekanan. Dari sini
bangsa Indonesia mampu menciptakan rasa dan karsa yang lebih sempurna.

Lihat juga:  KUMPULAN TUGAS MAKALAH SEKOLAH DAN KULIAH: PERKEMBANGAN STILISTIKA

5

2.2.Kondisi
Kebudayaan Bangsa Indonesia

            Seperti yang telah kita ketahui,
perkembangan budaya indonesia selalu dalam kondisi yang naik dan turun. Pada
awalnya, Indonesia sangat banyak mempunyai peninggalan budaya dari nenek moyang
kita terdahulu, hal seperti itulah yang harus dibanggakan oleh penduduk
indonesia sendiri, tetapi belakangan ini budaya Indonesia mengalami masa
penurunan terhadapa sosialisasi budaya bangsa sehingga penduduk kini telah
banyak yang melupakan apa itu budaya Indonesia. Semakin majunya arus
globalisasi rasa cinta terhadap budaya semakin berkurang, dan ini sangat
berdampak tidak baik bagi masyarakat asli Indonesia. Terlalu banyaknya
kehidupan asing yang masuk ke Indonesia, masyarakat kini telah berkembang
menjadi masyarakat modern.

           

            Budaya Indonesia , seperti yang kita ketahui Indonesia memiliki
budaya yang sangat banyak dan beragam. Dari keberagaman budaya di negara kita
ini tetapi kurangnya masyarakat untuk melindungi dan melestarikannya. Seperti
contohnya kebudayaan kita di claim
oleh Negara tetangga, yang paling menjadi pusat perhatian belum lama ini
‚ÄúBatik‚ÄĚ yang di claim oleh malaysia,
setiap kejadian pasti ada hikmahnya yaa, terlihat dari hebohnya mengenai
fenomena ini memberikan kesadaran diri bagi masyarakat untuk lebih melestarikan
budaya kita bahkan pemerintah sempat membuat kabijakan ‚Äúkamis batik‚ÄĚ bagi
seluruh masyarakat indonesia agar mau memakai batik guna menjaga kelestarian
budaya batik di indonesia.

            Selain
peran masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk melestarikan budaya
Indonesia, menurut saya ‚ÄúPendidikan‚ÄĚ tidak kalah penting , karena dunia
pendidikan sebagai fasilitator guna memperkenalkan budaya-budaya indonesia
kepada anak-anak (generasi) muda indonesia, dan jadikan pelajaran budaya itu
sebuah kewajiban tidak hanya sebagai pelajaran tambahan hal ini tidak menutup
kemungkinan semua masyarakat akan megenal budaya yang kita miliki.

6

Selanjutnya bagaimana kita
menyadarkan diri kita sendiri dan orang lain tentang bagaimana pentingnya
melestarikan budaya Indonesia. Ada
suatu pepatah bijak mengatakan :

Lihat juga:  KUMPULAN TUGAS MAKALAH SEKOLAH DAN KULIAH: POTENSI KEMARITIMAN BUTON

“
Suatu Negara tidak akan menjadi Negara yang besar jika tidak mengetahui jati
diri dari budaya Negara tersebut “.

2.3.Penyebab
Banyaknya Kebudayaan Indonesia yang Diklaim oleh Pihak Lain

           

            Beberapa
penyebabnya diantaranya: 

·        
Faktor
perkembangan masyarakat Indonesia yang notabene pembentuk ras melayu (jawa,minang,bugis,mandailing)
yang awalnya berasal dari Indonesia lalu berimigrasi ke malaysia yang sebelumnya
membawa kebudayaan asli indonesia lalu mengenalkannya ke khalayak di seluruh
kawasan negara malaysia.

·        
Kebudayaan
tradisional yang notabene telah berabad – abad ada dan tidak adanya saksi hidup
pencipta kebudayaan tersebut (ex : lagu daerah memang tanpa pencipta).

·        
Malaysia
merupakan negeri yang sedang mencari jati diri budayanya.

·        
Alasan
serumpun dan seiman (muslim).

·        
Indonesia
baru bertindak setelah diklaim sehingga membuat Malaysia keenakan mengklaim
budaya Indonesia.

·        
Budayawan
kita yang kurang mengerti akan kebudayaan sendiri , namun budayawan malaysia
mengerti dan paham akan seluk beluk kebudayaan negara indonesia (khususnya
melayu).

·        
Kesadaran
generasi muda yang kurang akan pentingnya budaya.

·        
Sebagian
besar masyarakat Indonesia belum menjadikan rasa ingin menjaga dan ingin
melestarikan kebudayaanya sebagai suatu kebutuhan.

7

BAB III

PENUTUP

3.1.Kesimpulan

Indonesia
merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan banyaknya pulau tersebut
Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat banyak sekali. Perkembangan
budaya Indonesia telah dimulai sejak nenek moyang kita terdahulu. Namun,
beberapa tahun kebelakangan ini kebudayaan di Indonesia berada dalam masa yang
mengecewakan dimana banyak budaya kita yang lepas dari genggaman kita.

3.2.Saran

    Kebudayaan bangsa Indonesia merupakan kebudayaan yang
terbentuk dari berbagai macam kebudayaan suku dan agama sehingga banyak
tantangan yang selalu merongrong keutuhan budaya itu tapi dengan semangat
kebhinekaan sampai sekarang masih eksis dalam terpaan zaman. Kewajiban kita
sebagai anak bangsa untuk tetap mempertahankannya budaya itu menuju bangsa yang
abadi, luhur, makmur dan bermartabat.

8

DAFTAR PUSTAKA

Advertisements