Nama Rekayasa Pendukung, 7 Calon DPD di Gorontalo Dinyatakan Gagal Ikut Pemilu 2024

GORONTALO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, masih banyak ditemukan nama-nama yang masuk dalam daftar dukungan 7 calon anggota DPD RI, saat pengawasan tahap verifikasi faktual syarat dukungan minimal calon anggota DPD RI pertama. pemilih panggung.

“Dalam pantauan terbaik, kami masih menemukan banyak nama yang digunakan. Ini ditemukan di sistem informasi partai politik (SIPOL) dan dikonfirmasi dalam verifikasi faktual, untuk Pilkada serentak 2024,” ujar anggota DPRD Provinsi Gorontalo ini. Bawaslu, sebagai Koordinator. Divisi Hukum dan Hukum. Penyelesaian Sengketa, Ahmad Abdullah, dikutip ANTARA, 2 Maret.

Lihat juga:  Rahasia Puasa 1 Hari Sebelum Idul Adha yang Perlu Diketahui

Ke depan, kata dia, untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas kinerja dalam pelaksanaan tahapan pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo perlu lebih terbuka akses data dan hasil pekerjaan yang dilakukan. .

Hal ini untuk mencegah keuntungan dan dikukuhkan dalam verifikasi faktual, sehingga KPU dalam merancang SIPOL harus segera melakukan pembenahan atau perbaikan sebagai bentuk respon untuk menyelesaikan permasalahan pengaduan masyarakat tentang nama keuntungan dengan dukungan pencalonan DPD. anggota.

Pihaknya, kata Ahmad Abdullah, mengoptimalkan pengawasan tahapan pilkada, antara lain rapat pleno terbuka untuk merekapitulasi hasil verifikasi faktual syarat dukungan minimal pemilih tahap pertama, calon anggota DPD Provinsi Gorontalo. Pemilu Serentak Tahun 2024 oleh KPU.

Lihat juga:  Keanekaragaman Data Kesehatan di Indonesia, Kemenkes berjanji akan meningkatkan jumlah pasti dokter praktik mandiri melalui SatuSehat

Hasil pemantauan berhasil dicatat, artinya 7 dari 16 bakal calon anggota DPD daerah pemilihan Provinsi Gorontalo dinyatakan tidak memenuhi syarat atau BMS, terkait dengan minimnya dukungan pemilih. Sedangkan 9 orang dinyatakan memenuhi persyaratan atau MS.

Ketujuh calon anggota DPD Provinsi Gorontalo yang dideklarasikan oleh BMS adalah Ana Supriana, Abdul Hamid, Ardjun H. Mogulaiingo, Hengki Maliki, Jamaludin K. Moowago, Nirwana Natalia Dunda, Ramli Kasim dan Ronald S. Bidjuni.

Sedangkan 9 orang yang dinyatakan mengidap MS adalah Adhyaksa Dault, Dewi Sartika Hemeto, Fadel Muhammad, Jasin U. Dilo, Rahmijati Jahja, Rusliyanto Monoarfa, Syarif Mbuinga, Tonny S. Yunus, dan Yusri M. Helingo.

Lihat juga:  '-' Album matematika terakhir Ed Sheeran dalam sepuluh tahun

Anggota Bidang Teknis KPU Provinsi Gorontalo, kata Hendrik Imran, calon anggota DPD yang telah dinyatakan MS baik besaran dukungan maupun penyaluran, bisa mendaftar sebagai calon DPD mulai 1-14 Mei 2023. Sedangkan calon DPD anggota dengan status BMS karena kesempatan untuk mengajukan dukungan perbaikan dari 2 hingga 11 Maret 2023.