Gandeng Cisco, XL Axiata Siapkan Jaringan 5G dan Cloud untuk IOT

GadGet – XL Axiata dan Cisco menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menyediakan jaringan 5G dan infrastruktur cloud untuk solusi Internet of Things (IoT). Melalui kerja sama ini, kapabilitas jaringan XL Axiata akan ditingkatkan dengan menggunakan otomasi end-to-end dan jaringan optik untuk mendukung perusahaan dalam mengubah jaringan yang ada menjadi jaringan 5G-ready, serta memperkuat layanan konektivitas Internet of Things (IoT).

Penandatanganan kerja sama kedua pihak berlangsung di luar arena Mobile World Congress 2023 di Barcelona, ​​Spanyol, Selasa (28/02/2023), masing-masing oleh Yessie D Yosetya, Director & Head of Transformasi Digital dan Perusahaan. XL Axiata Business Officer dan Sanjay Kaul, Presiden, Penyedia Layanan, Cisco Asia Pasifik & Jepang.

Lihat juga:  Bawa Kamera 64 Megapixsel, ini Hasil Foto realme C55 NFC

Yessie D. Yosetya mengatakan, restrukturisasi jaringan selular merupakan inti dari strategi XL Axiata untuk bergerak maju dengan kecepatan penuh dengan memanfaatkan Cisco’s Routed Optical Network and Automation. Ini juga menunjukkan upaya kami untuk memanfaatkan inovasi teknologi di setiap tingkatan.

“Kami tahu bahwa Cisco akan menjadi salah satu kunci kesuksesan kami ke depan, melewati setiap fase yang dibutuhkan dengan mengimplementasikan teknologi baru ini dan menyelaraskannya dengan tujuan bisnis XL Axiata,” ujar Yesie.

Yessie menambahkan, pengembangan solusi IoT hasil kerjasama antara XL dan Cisco akan memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia, khususnya pelanggan korporasi. Melalui Solusi Bisnis XL Axiata, kami akan memberikan solusi TIK terintegrasi terbaik untuk kedua klien dengan standar industri internasional yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan.

Lihat juga:  Paket Internet IndiHome Kini Gratis Akses Netflix

XL Axiata kini memiliki lebih dari 57 juta pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jaringan yang sangat luas melayani lebih dari 61.000 desa, 5.700 kecamatan, dan 469 kabupaten/kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Cisco dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia dalam teknologi internet yang mencakup pengembangan layanan IoT di banyak negara. Salah satunya berupa layanan solusi IoT baru yang dapat mendorong transformasi digital di berbagai industri

Sanjay Kaul mengatakan, “Cisco dan XL Axiata berada di jalur yang tepat untuk mengubah cara membangun infrastruktur jaringan secara mendalam, untuk menghubungkan sebanyak mungkin orang ke layanan internet berkualitas. XL Axiata terus menandai tonggak sejarah dalam membawa jaringannya sendiri ke level berikutnya, dan bersama-sama kami menyajikan peta jalan Internet untuk masa depan guna mendukung pengalaman layanan nirkabel dan cloud yang ditingkatkan.

Lihat juga:  Garmin merayakan ulang tahun ke-20 Forerunner, jam tangan pintar GPS pertama di dunia.

XL Axiata terus meningkatkan kapasitas jaringannya melalui strategi berbasis data dan investasi dalam inovasi mutakhir. Menyusul penerapan Ultra Traffic Optimization dari Cisco pada tahun 2022, XL Axiata juga akan menerapkan otomatisasi untuk menangani domain multi-layer di seluruh IP dan optik, serta multi guna di seluruh area layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan menerapkan solusi Routed Optical Network dari Cisco, XL Axiata berpotensi menghemat daya hingga 45% dan hingga 70% real estate/ruang untuk peralatan.

Lihat juga:  Telkomsel mengimbau pelanggan untuk mewaspadai pencurian data pribadi yang berisiko.

Dengan implementasi Cisco Automation dan Optical Networking, XL Axiata berencana memperluas kapabilitas jaringan IoT yang kuat untuk mendukung berbagai industri termasuk keuangan, ritel, dan pemerintahan.

Transisi ke Routed Optical Network akan membantu XL Axiata meningkatkan ketahanan jaringan dan mendukung serangkaian Service Level Agreements (SLA) yang menjadi landasan bagi layanan 5G di masa mendatang. Dengan Cisco’s Routed Optical Network, XL Axiata dapat mengintegrasikan optik pluggable koheren ke dalam router, memungkinkan seluruh jaringan menjadi lebih otomatis untuk menyebarkan layanan lebih cepat (dari 100 hari menjadi 40 hari).

Lihat juga:  Melalui aplikasi MyHyundai, Hyundai mengadakan kompetisi Hyundai LOVE.

Selain itu, manfaat lainnya termasuk penghematan yang signifikan dalam total biaya kepemilikan hingga 45% dari konsolidasi peralatan jaringan dari IP dan optik, konsumsi daya, real estate, dan pada saat yang sama mengoptimalkan OpEx melalui otomatisasi.