Butuh Aplikasi untuk E-Learning? Ketahui Dulu Poin Penting Ini – Blog Disaya

SEO

#Butuh #Aplikasi #untuk #ELearning #Ketahui #Dulu #Poin #Penting #Ini #Blog #Disaya


Aplikasi untuk e-learning adalah solusi yang semakin populer bagi siswa, guru, dan orang dewasa yang ingin belajar di luar kelas. Ini adalah aplikasi yang dapat Anda gunakan untuk mengakses materi pelajaran, mengerjakan soal latihan, dan mengikuti kelas online.

E-learning memberikan keleluasaan kepada penggunanya untuk belajar kapanpun dan dimanapun, sesuai dengan jadwalnya masing-masing.

E-learning atau sistem pembelajaran elektronik sudah banyak diperkenalkan sejak adanya internet. Pembelajaran pada saat ini tidak harus di dalam kelas, namun bisa melalui aplikasi di laptop atau smartphone.

Tips Membuat Aplikasi yang Bagus untuk E-Learning?

Tips Membuat Aplikasi Hebat untuk E-Learning

Ada banyak aplikasi untuk e-learning yang tersedia di pasaran, dan setiap aplikasi memiliki fitur yang berbeda.

Beberapa aplikasi e-learning menawarkan kursus dari universitas ternama di seluruh dunia, sementara yang lain menyediakan kursus profesional dan pakar.

Ada juga aplikasi yang menyediakan pelajaran dasar untuk siswa tingkat lanjut, serta soal latihan dan materi pembelajaran interaktif lainnya.

Ada banyak jenis aplikasi e-learning yang dapat digunakan di masyarakat. Namun bagi Anda yang ingin membuat aplikasi custom untuk institusi Anda, Anda bisa mengerjakannya perusahaan pembuat perangkat lunak.

Berikut beberapa tips membuatnya aplikasi elearning itu bagus.

Mendefinisikan Segmen Pasar

Sama seperti membuat produk lain, mengembangkan aplikasi juga perlu menentukan segmen pasar terlebih dahulu. Anda perlu mengetahui siapa pengguna produk Anda.

Misalnya, aplikasi e-learning yang dibuat untuk mengajar siswa sekolah dasar, atau untuk karyawan dan profesional, dll.

Hapus segmen dapat membantu Anda berfokus pada pengoptimalan konten dan jenis fitur untuk disertakan dalam aplikasi.

Mengembangkan Ide

Anda perlu merancang faktor dasar aplikasi. Ini dapat berupa menjawab beberapa pertanyaan berikut.

  • Apakah ini aplikasi untuk individu atau sistem pendidikan yang lebih luas?
  • Apakah aplikasi ini dapat diakses oleh kelompok tertentu atau publik?
  • Apakah audiens target untuk aplikasi ini di seluruh dunia atau terbatas pada wilayah tertentu?
  • Bisakah aplikasi dikustomisasi oleh pengguna?
  • Bagaimana komunikasi yang digunakan dalam aplikasi?

Riset dan Tren Pasar

Membuat produk harus melalui riset pasar. Jika aplikasi tersebut untuk e-learning, maka penelitiannya juga terkait dengan pengguna aplikasi tersebut.

Pengembang aplikasi juga harus mengetahui tren pasar saat ini. Misalnya fitur apa saja yang banyak digunakan oleh jenis aplikasi yang sama.

Kehadiran riset pasar ini dapat mengubah apa yang telah Anda rencanakan sebelumnya. Namun, aplikasi yang dibuat tidak harus sama dengan yang sudah ada. Itu harus berbeda tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

Pilih Tim Pengembangan

Membuat aplikasi untuk e-learning sendiri membutuhkan tim pengembang profesional, misalnya dengan Rumah Perangkat Lunak Disaya.

Institusi pendidikan, perusahaan atau perorangan dapat bekerja sama dengan perusahaan pengembang aplikasi. Mereka memiliki tim dengan keahlian terkait pengembangan perangkat lunak atau aplikasi.

Bagi mereka yang bekerja dengan perusahaan pengembang atau pengembang, perlu berkomunikasi dengan baik. Anda harus memberi tahu kami ide atau rencana Anda untuk aplikasi tersebut.

8 Fitur yang Wajib Ada di Aplikasi E-Learning

8 Fitur yang Wajib Ada di Aplikasi E-Learning

Dalam sebuah aplikasi terdapat fitur-fitur yang memiliki fungsi khusus bagi penggunanya. Aplikasi e-learning juga memiliki fitur-fitur khusus yang akan membantu proses pembelajaran bagi penggunanya.

Berikut adalah beberapa fitur yang harus dimiliki dalam aplikasi e-learning:

UI yang ramah pengguna

Antarmuka pengguna aplikasi harus sederhana dan ramah pengguna. Hal ini dapat disesuaikan dengan target pengguna.

Secara umum, aplikasi e-learning harus memiliki navigasi yang mudah, desain yang menarik dan estetis untuk menghindari kemonotonan selama proses pembelajaran. UI tidak perlu rumit atau mewah, apalagi jika digunakan oleh pelajar muda.

Konten berbasis video

Konten video merupakan bentuk yang menarik sehingga harus ada dalam aplikasi e-learning. Kehadiran konten video dapat membantu siswa menyimak pelajaran yang telah direkam.

Hal ini dapat membantu siswa menghindari tertinggal dalam pelajaran. Selain itu, video juga bisa berupa sajian kreatif untuk menghindari kebosanan.

Streaming Langsung

Aplikasi e-learning juga harus menyediakan pelajaran secara live streaming. Meskipun ada konten presentasi video yang direkam sebelumnya, tutorial langsung akan berbeda.

Guru atau instruktur dapat mengatur jadwal khusus untuk pelajaran live streaming. Siswa dan guru dapat berinteraksi melalui kegiatan pembelajaran online. Bisa juga dalam bentuk live streaming kegiatan pembelajaran di kelas atau kampus.

Dukungan Multi-Bahasa

Aplikasi e-learning juga harus mendukung multi-bahasa jika itu adalah target global. Itu harus mendukung bahasa global untuk siswa dan guru.

Dukungan multi-bahasa untuk audiens dapat meningkatkan jangkauan aplikasi. Namun hal ini juga tergantung dari target utama aplikasi tersebut.

Modus luring

Sebagian besar aplikasi e-learning biasanya dijalankan secara online. Namun mode offline juga harus disediakan agar siswa dapat melanjutkan studi tanpa harus terkoneksi dengan internet.

Bahan dalam aplikasi elearning alangkah baiknya bisa di download agar bisa belajar dengan lancar tanpa harus online terus.

Tes & Sertifikasi

Pengajaran, pengujian, dan sistem sertifikasi juga harus dipertimbangkan. Aplikasi harus dapat membantu pengguna untuk melakukan pengujian dengan mudah dan mencegah penipuan. Adanya sertifikasi dan laporan hasil belajar dapat memotivasi siswa untuk mengikuti studinya dengan lebih baik.

personalisasi

Pengguna cenderung merasa terhubung dengan aplikasi yang mereka gunakan jika menawarkan personalisasi. Hal ini juga berlaku untuk aplikasi e-learning.

Personalisasi ini dapat berupa raport, program pembelajaran khusus, profil pengguna dan lainnya.

Integrasi Media Sosial

Kehadiran integrasi dengan media sosial dapat membantu Anda terhubung dengan akun pengguna lainnya. Aplikasi dapat terintegrasi dengan akun media sosial seperti Google, Facebook, Twitter, dll.

Ini dapat digunakan untuk masuk atau masuk ke aplikasi e-learning. Pengguna dapat lebih mudah login tanpa harus repot wp-signup.phpistrasi lagi.

Baca Juga:

Jasa Pembuatan Aplikasi E-Learning

Jasa Pembuatan Aplikasi E-Learning

Aplikasi pembelajaran elektronik atau e-learning banyak dicari oleh lembaga pendidikan. Tidak hanya untuk materi sekolah, ada banyak jenis pembelajaran yang bisa diberikan melalui aplikasi jenis ini.

Pembuatan aplikasi atau software dapat menggunakan jasa perusahaan pengembang aplikasi. Kalaupun ada jasa freelancer, tim profesional akan lebih aman dan terpercaya. Selain itu, ada kontrak kerja yang jelas sehingga cocok untuk hubungan bisnis.

Sebelum itu, Anda perlu merencanakan terlebih dahulu tentang aplikasi yang ingin Anda buat. Ide dan rencana aplikasi juga harus mempertimbangkan berbagai aspek.

Konsultasi dengan pengembang juga bisa dilakukan untuk mengetahui apa yang direncanakan sebelum menyerahkan pembangunan.

Aplikasi e-learning yang dibuat harus memiliki tujuan yang jelas. Bahan dan instruktur untuk aplikasi juga harus disiapkan.

Materi untuk e-learning harus dalam bentuk digital seperti dokumen, video, suara, dll. atau Selain itu fitur-fitur yang harus ada dalam e-learning juga harus diperhatikan.

Komunikasikan dengan pengembang tentang perlunya fitur ini. Perusahaan pengembang aplikasi Disaya.co.id memiliki tim yang dapat membantu Anda membuat aplikasi pembelajaran.

Hanya di dalam diriku


#Butuh #Aplikasi #untuk #ELearning #Ketahui #Dulu #Poin #Penting #Ini #Blog #Disaya

Advertisements
Lihat juga:  Apa itu Sistem Informasi Manajemen dan Bagaimana Implementasinya?