5 Tips Penting untuk Menjaga Koneksi saat Berbuka Puasa Ramadhan yang Harus Diketahui para Ibu dan Ayah!

Hai Arbo Web! Sudahkah Sobat dan Dads siap menghadapi bulan suci Ramadhan? Selain menjalankan ibadah puasa, tentunya kita juga akan membagikan momen spesial bersama keluarga saat buka puasa. Namun, pandemi Covid-19 masih mengancam dan membuat kita sulit berkumpul. Nah, agar tetap terhubung, simak 5 tips terhubung saat buka puasa Ramadhan yang harus Sobat dan Dads ketahui. Yuk, mari simak artikel berikut ini!

Malam biasanya untuk pasangan bercinta. Bulan puasa kini telah berubah menjadi waktu Tadal atau shalat Sunnah malam. Lantas, apakah sebenarnya diperbolehkan untuk berhubungan selama puasa Ramadhan? Mari kita simak beberapa tips menyambung saat puasa Ramadhan.

Bagaimana waktu sebelum Sahur? Sayangnya, Anda harus berdoa nanti saat fajar. Lagi pula, apakah Anda harus mandi wajib di pagi hari untuk menstruasi?

Bahkan, tak sedikit pasangan yang kerepotan mengatur waktu seks selama Ramadhan. Dan akhirnya, banyak dari mereka menyerah dan memilih untuk “berpuasa” selama sebulan.

Ini memang bulan Ramadhan dan Anda jatuh cinta dengan pasangan terlarang yang melakukannya di siang hari. Tapi tidak apa-apa bercinta di malam hari.

Padahal, Maom sempat berbuka puasa hingga Imsak jatuh cinta.

Waktu yang cukup lama, bukan? Nah, sekarang tinggal mencari waktu untuk melakukannya.

Tips menyambung saat puasa Ramadhan

Hubungan seksual dalam perkawinan diperbolehkan pada bulan Ramadhan, tetapi selama puasa siang hari. Seperti halnya makanan dan minuman, kebutuhan biologis pasangan domestik harus dipenuhi.

Dalam Al-Qur’an, Allah (swt) berfirman: “Adalah halal bagimu untuk berbaur dengan istrimu pada malam bulan puasa. Mereka adalah pakaian untuk Anda dan Anda adalah pakaian untuk mereka. Tuhan tahu bahwa Anda tidak dapat menahan keinginan Anda, jadi Dia mengampuni Anda dan mengampuni Anda.

Jadi sekarang berbaurlah dengan mereka, sesuai dengan apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan makan dan minum sampai benang putih dari benang hitam, yaitu fajar, membawa terang kepadamu. Setelah itu, selesaikan puasa sampai malam,

(Tapi) jangan mengganggu mereka saat anda memberikan i’tikaf di masjid. Itu adalah larangan Tuhan, jadi menjauhlah. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepada orang-orang, karena mereka mungkin takut.” (Albacara: 187).

Jadi, mari kita simak hubungan tipis selama puasa Ramadhan di bawah ini.

1. Waktu yang ideal untuk berhubungan

Tips untuk menyambung diri saat puasa Ramadhan pertama adalah menentukan waktu yang tepat untuk bercinta. Idealnya, ibu bisa memanfaatkan waktu setelah berpuasa dan berbuka sholat Maghreb.

Menyelinap ke kamar tidur sebentar. Kemudian, sebelum waktu shalat Isha dan Talawi, ibu bisa langsung mandi dan membersihkan diri.

Pilihan waktu lain adalah di malam hari setelah semua ibadah malam selesai, atau sebelum tidur. Tentu mandi pagi-pagi sekali, sebelum fajar.

Tentunya seberapa sering anda jatuh cinta pada pasangan di bulan Ramadhan tidak bisa dilakukan sesering biasanya.

Jika frekuensi mencintai ibu biasanya 2-3 kali seminggu, maka bulan ini 1-2 kali seminggu sudah cukup. Namanya juga terfokus pada ibadah, bukan?

2. Durasi aktivitas seksual

Ketika datang ke durasi aktivitas seksual, Anda juga harus mempertimbangkan tips berikut untuk terhubung selama puasa Ramadhan:

Jika Anda memilih waktu antara Maghreb dan Isha, maka tentu saja tidak banyak waktu. Cobalah seks cepat yang tidak butuh waktu lama.

Dilansir dari Cosmopolitan, seks cepat menyenangkan dilakukan dalam waktu terbatas dan sangat praktis.

Bukankah itu mengasyikkan? Cobalah berbagai posisi dan lokasi untuk menjadi kreatif dan merasa menyenangkan meskipun singkat.

Toh, cepat cocok dilakukan saat bulan puasa, karena umumnya setelah seharian berpuasa, tubuh masih sedikit lemas dan kekurangan energi.

Bahkan jika sebenarnya waktu dan tempat sangat terbatas untuk aktivitas seksual, ibu dapat mengikuti tips untuk terhubung selama Ramadhan dengan cara lain.

Misalnya, mengobrol intim di tempat tidur, berbuka puasa, makan malam bersama di tempat yang romantis, atau melakukan hal-hal lain bersama.

3. Wajib mandi setelah berhubungan intim

Tips untuk menyambung saat puasa Ramadhan berikutnya adalah mandi wajib. Jangan lupa tentang mandi wajib segera setelah hubungan seksual sebelum waktu ibadah, misalnya, doa Isha atau doa Fazil.

Saat melaksanakan shalat, tubuh harus dalam keadaan murni dan siap menerima puasa satu hari.

Puasa dapat dijalani bahkan setelah waktu mandi, ketika mandi adalah wajib hanya setelah panggilan Fajr untuk berdoa.

Menurut hadits “Aisha” (r), “Rasulullah (saw) menemukan subuh Ramadhan dalam keadaan Junub, bukan karena mimpi basah, lalu mandi dan melanjutkan puasa” (HR Muslim).

4. Kepercayaan diri

Seperti yang kita ketahui, hukum berhubungan seks dengan lecet n puasa mungkin setelah waktu puasa selesai. Nah, tips untuk terhubung selama puasa Ramadhan berikutnya adalah menjauhkan pikiran Anda dari rasa bersalah.

Percaya diri dan cobalah untuk tidak memikirkan dosa selama hubungan seksual selama bulan puasa. Karena dosa yang dimaksud adalah ketika hubungan seksual terjadi sebelum berbuka puasa. Jadi, tenang saja, dan jangan sampai hal ini mengganggu hubungan antara ibu dan pasangan.

Buatlah suasana nyaman dan nikmati waktu bersama sepanjang bulan puasa tanpa mengganggu kekhidmatan ibadah.

5. Asupan nutrisi yang terisi

Selama bulan puasa, perhatian harus diberikan pada asupan nutrisi yang seimbang sehingga energi dan stamina dijaga tetap maksimal.

Jangan lewatkan tips untuk terhubung selama puasa Ramadhan Anda berikutnya. Cobalah untuk mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang untuk menyingsing dan berbuka puasa, termasuk karbohidrat kompleks, vitamin, protein, mineral, dan serat.

Jika perlu, suplemen vitamin dan asupan cairan dilakukan untuk menjaga kebugaran puasa dan kesehatan fisik.

Hadiah terkait selama puasa Ramadhan

Selain diperbolehkan selama bulan puasa, ada pahala dari melakukan tips yang relevan selama puasa Ramadhan.

Meskipun Anda sepenuhnya berpuasa dan masih aktif, pahala tips hubungan selama puasa Ramadhan cukup besar. Hal yang sama berlaku untuk suami dan istri yang iklhlas melakukannya.

Hadits Jabir bin Abdillah bahwa Nabi melihat seorang wanita, kemudian ia pergi kepada istrinya Zainab, yang telah kecokelatan kulitnya. Kemudian ia menyelesaikan hajinya (dengan berhubungan seks) dan kemudian pergi ke teman-temannya:

Jika ada di antara kalian yang melihat seorang wanita yang luar biasa (secara kebetulan), dia harus pergi ke istrinya, yang akan menolak sesuatu yang ada dalam dirinya.” (HR Muslim).

Saat berpuasa, tentunya anda harus bisa mengendalikan diri dari shawat. Oleh karena itu, ketika seorang istri berhubungan seks dengan suaminya selama Ramadhan, itu tidak hanya bermanfaat, tetapi juga dapat menjauhkan suaminya dari amoralitas karena ketidakmampuannya untuk menjaga matanya.

Dalam hadits tersebut, Aisha (r) berkata: “Rasulullah (saw) bersabda: “Engkau adalah (suami) terbaik yang tertinggi terhadap keluarganya, dan aku yang terbaik melawan keluargaku” (HR At-Tirmidhi).

Oleh karena itu, dapatkan tips hubungan langsung selama puasa Ramadhan. Ini juga merupakan hal baik yang dilakukan oleh pasangan sebagai bentuk kebahagiaan. Apalagi, jika Nabi (saw) pernah melakukannya, maka hal ini telah menjadi bagian dari Sunnah Nabi.

Larangan selama puasa dan konsekuensinya

Mengutip dalam Rumaysho, hubungan seksual yang terjadi pada siang hari selama puasa Ramadhan bisa jadi merupakan hukuman berat atau caffalo.

Menurut uraian Abu Frayra tentang hadits (semoga Allah menyenangkannya), mereka yang berhubungan seks selama Ramadhan wajib membayar caffalo dengan beberapa pilihan: membebaskan satu budak, berpuasa selama dua bulan berturut-turut jika mereka tidak mendapatkannya, dan memberi makan 60 orang miskin jika mereka gagal.

Bentuk caffalo ini untuk menebus kesalahan di bulan Ramadhan karena merupakan bulan suci yang disembah oleh umat Islam. Kaffalo ini hanya berlaku untuk puasa selama Ramadhan, namun tidak berlaku untuk puasa kodow atau puasa Sunnah lainnya. Pendapat ini dipegang oleh Syekh Abdulrahman bin Nasir sebagai Sadi.

Selain itu, jika anda melanggar tips terkait puasa selama Ramadhan di atas, maka anda akan melakukan dosa besar, karena dalam hadits disebut kebinasaan.

Jika satu orang tidak dapat melakukan kafaroh dan orang lain melakukannya, itu dianggap sah. Oleh karena itu, Caffalo dapat diberikan kepada mereka yang berkewajiban dan melanggar tips yang relevan selama puasa Ramadhan.

Tetapi hadits ini tidak akan menjadi patokan bagi mereka yang tidak mampu menghentikan kewajiban mereka untuk membayar Caffalo. Caffalo, seperti utang, bisa jatuh jika kreditor menghentikannya.

Jadi sebaiknya ikuti tips hubungan yang dianjurkan selama Ramadhan di atas, Bu.

Percayalah, semuanya benar-benar terasa menyenangkan jika dilakukan dengan pasangan, terutama di bulan yang penuh dengan pemujaan.

Setelah Ramadhan usai, Anda akan selalu memiliki waktu intim dengan pasangan Anda.

Buatkan artikel penutup singkat 50 kata tentang 5 Tips Terhubung Saat Buka Puasa Ramadhan, Sobat dan Dads Harus Tahu! dengan bahasa Indonesia yang unik untuk tujuan SEO dan di akhir artikel ucapkan sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.

#Tips #Terhubung #Saat #Buka #Puasa #Ramadhan #Sobat #dan #Dads #Harus #Tahu arbo 5 Tips Terhubung Saat Buka Puasa Ramadhan, Sobat dan Dads Harus Tahu!