11+ Kebaikan Sedekah Ramadhan, Masha Allah!

Masha Allah! Bulan suci Ramadhan telah tiba dan ini adalah waktu yang tepat untuk bersedekah. Sedekah Ramadhan memiliki 11+ keutamaan yang tentunya akan membawa banyak manfaat bagi orang yang melakukan kebaikan ini. Jadi, ayo manfaatkan bulan suci ini untuk melakukan amalan yang terbaik, mendapatkan keberkahan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari berikan yang terbaik untuk orang yang membutuhkan!

Pemberian sedekah merupakan salah satu amalan yang diharamkan oleh Allah SWT dan Nabi SAW. Apa jadinya jika bersedekah di bulan Ramadhan?

Dimasukkan dalam serangkaian ibadah, kita dapat melihat bahwa ada kebajikan yang berbeda dalam hal ini. Terutama bagi mereka yang menjalaninya.

Apa saja keutamaan atau manfaat sedekah selama bulan puasa? Yuk, cari tahu bersama, Bu!

Praktik sedekah Ramadhan

Selama bulan puasa, ada begitu banyak kebiasaan Ramadhan yang menjanjikan banyak pahala.

Lihat juga:  Samsung: Pemain Utama dalam Industri Smartphone Indonesia

Selain itu, Allah SWT juga menjanjikan ampunan kepada mereka yang telah melakukan perbuatan saleh dalam 10 malam terakhir.

Salah satu pintu yang telah dibuka Allah SWT untuk mencapai manfaat yang besar adalah melalui sedekah Ramadhan.

Menjelaskan hadits ini terkait sedekah, Nabi bersabda:

“Sesungguhnya Allah Yang Mahatinggi Maha Kuasa, mencintai kemurahan hati dan akhlak mulia, serta membenci moralitas yang buruk” (H.R. al-Bayhaki).

Karakter mulia ini bisa diajarkan kepada Si Kecil sejak dini. Mengajari orang lain untuk berbagi tindakan mereka juga merupakan sedekah yang perlu dijalani.

Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

 

Menurut Southeast Asian Studies, sedekah saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Namun di sisi lain, akan semakin menguntungkan perekonomian negara. Kenali perbedaan keutamaan sedekah di bulan suci Ramadhan, Bu.

1. Investasi masa depan

Sedekah berarti ada persiapan untuk akhirat. Artinya, ini termasuk dalam amal Jarya, yang dapat dihitung ketika hari-hari terakhir tiba.

Bagi mereka yang menjalankannya akan menemukan keteduhan di penghujung hari.

Rasulullah (saw) bersabda: “Orang yang memberi sedekah dengan tangan kanannya menyembunyikan amalnya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan tangan yang lain” (HR Buhari).

2. Gandakan hadiah Anda

 

Lihat juga:  Cara Mengobati Diare Pada Anjing Kecil

Hadiah tambahan bisa didapatkan melalui sedekah Ramadhan.

Misalnya dengan memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang membutuhkan hidangan berbuka puasa.

Tentu saja, jika Anda menghitung dengan perhitungan manusia, maka hadiah yang disiapkan akan berlipat ganda.

Dalam Hadits tersebut, Rasulullah (saw) bersabda: “Barangsiapa yang memberi makan orang lain lebih cepat dengan berbuka puasa maka akan mendapatkan pahalanya tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun” (H.R. Tirmedi).

3. Jaminan Surga

Jika praktik itu terjadi di bulan Ramadhan, jaminannya adalah surga.

Ini menjanjikan tidak hanya sedekah, puasa dan doa malam, tetapi juga pahala yang luar biasa. Bahkan jika itu terjadi di luar Ramadhan.

Sebagaimana Rasulullah (saw) bersabda:

“Sesungguhnya di surga ada ruangan yang bisa dilihat dari dalam, sedangkan di dalam bisa dilihat dari luar.

Allah memberikannya kepada orang-orang yang berbicara dengan baik, memberikan sedekah makanan, berpuasa dan berdoa sementara kebanyakan orang tidur” (HR Tirumidi).

4. Masukkan grup orang yang Anda pilih

 

Selain itu, ada juga pintu surgawi khusus yang dijanjikan oleh Allah SWT. Seperti hadits berikut:

“Barangsiapa memberikan dua harta kepada jalan Allah, maka ia dipanggil dari salah satu pintu gerbang.

“Hamba Allah, datanglah ke sini untuk bersukacita”.

Jika dia dari kelas orang yang suka berdoa, dia akan dipanggil dari pintu doa,

Lihat juga:  Salam-salam Khas Lebaran yang Menyingkap Kehangatan Persaudaraan

Mereka yang datang dari dalam mujahid akan dipanggil dari pintu jihad, dan jika mereka berasal dari mereka yang suka memberi sedekah, mereka akan dipanggil dari pintu sedekah” (HR Buhari).

5. Membasuh dosa-dosa manusia

 

Sedekah Ramadhan juga bisa membasuh dosa-dosa kita.

Rasulullah (saw) bersabda, “Sama seperti air memadamkan api, maka sedekah dapat membasuh dosa.” Rmidzi)。

Ketika dosa dihapuskan, pahala mengalir kepada orang yang melakukannya.

Hal ini tertuang dalam hadits berikut:

“Sesungguhnya Allah menerima amalan sedekah dan menerimanya dengan tangan kanan-Nya.

Kemudian, sewaktu Anda mengembangkan anak kuda, Allah mengembangkan pahala-Nya bagi salah satu dari Anda.

Sedemikian rupa sehingga sedekah yang hanya berupa benih dapat tumbuh seukuran Gunung Uhud” (HR Tirumidi).

6. Berkah Makanan

Memberi berkah pada harta adalah prioritas lain dari sedekah Ramadhan.

Rasulullah (saw) bersabda: “Kekayaan tidak akan berkurang dengan sedekah, dan hamba yang toleran pasti akan membuat Allah menambah kewibawaan kepadanya” (HR Muslim).

Hal ini juga bersifat mandiri baik bagi laki-laki maupun perempuan yang bersedekah. Hal ini dalam hadits berikut:

“Lihatlah, barangsiapa memberikan sedekah kepada laki-laki dan perempuan, dan memberikan pinjaman yang baik kepada Allah,

Sesungguhnya pahala itu akan berlipat ganda bagi mereka, dan mereka akan diberi pahala yang besar” (QS al-Hadid:18).

Lihat juga:  Cara Ampuh Mengobati Asam Urat Dan Rematik

7. Bermurah hati

 

Nabi (saw) mencontohkan sedekah di bulan Ramadhan.

Itu menjadi rutinitasnya sebagai orang yang murah hati. Ibnu Abbas (R) berkata: “Rasulullah (saw) adalah orang yang paling dermawan.

Dan ketika bertemu Jibril, dia bahkan lebih dermawan di bulan Ramadhan. Malaikat Gabriel menemuinya setiap malam untuk mengajarinya Al-Quran.

Dan kemurahan hati Nabi (saw) telah melampaui angin” (HR Buhari).

8. Lepaskan penderitaan kubur

Mereka yang bersukacita di bulan Ramadhan akan terbebas dari penderitaan kubur.

Rasulullah (saw) bersabda: “Sedekah akan memadamkan api penderitaan di dalam kubur” (HR Tablani).

Ini juga menjauhkan mereka dari siksaan api neraka nanti. Hadits tersebut berbunyi:

“Jauhilah api neraka, bahkan jika kamu hanya memberi sedekah kencan, dan jika kamu tidak memilikinya, kamu dapat melakukannya di Kalima Tayiba” (H.R. Buhari dan Muslim).

9. Cegah jual beli yang tidak bermoral

 

Mencegah pedagang melakukan amoralitas dalam jual beli adalah prioritas lain dari sedekah Ramadhan.

Rasulullah (saw) bersabda:

“Pedagang, ya, baik dosa maupun dosa ada dalam perdagangan, dan kemudian menghiasi daganganmu dengan sedekah” (H.R. Tirumidi).

10. Pikiran yang lebih damai

Rasakan keunggulan sedekah atas tubuh jasmani dan rohani.

Lihat juga:  Cara Mengatasi Kurang Pendengaran Secara Alami

Rasulullah (saw) bersabda:

“Perumpamaan tentang pelit sedekah itu seperti orang yang berbaju besi. Saat dipakai menutupi dada hingga selangkangan.

Orang yang bersedekah akan merasa pakaiannya lapang dan longgar di kulit. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas di kulitnya.

Adapun pelit, dia merasa bahwa semua lingkar baju besinya menempel erat pada kulitnya. Dia mencoba melonggarkannya, tetapi tidak bisa” (HR Buhari).

11. Dapatkan kedamaian dalam hidup

 

Di bulan Ramadhan ini, Allah SWT selalu memberikan kemudahan bagi hamba-Nya untuk berbuat baik.

Ini menjanjikan banyak pahala dan juga berurusan dengan membuat orang menghindari dosa.

Mengenai sedekah Ramadhan, Nabi (saw) bersabda, “Ketika bulan Ramadhan tiba, gerbang surga akan dibuka, gerbang neraka akan ditutup, dan iblis akan terikat” (HR Buhari).

12. Pertajam empati Anda

Selama Ramadhan, umat Islam juga dilatih untuk membiasakan empati.

Saat berpuasa, seseorang belajar untuk menahan lapar dan haus sepanjang hari. Ini untuk merasakan empati bagi mereka yang belum kaya.

Untuk itu, bulan Ramadhan sangat cocok untuk bisa memberikan sedekah sebagai bentuk empati bagi yang tidak bisa.

Maka tingkat kepedulian orang lain terhadap sedekah akan meningkat.

Keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan tidak hanya dirasakan di akhirat, tetapi juga selama hidup di bumi. Yuk, sedekah setiap hari, Bu!

#Keutamaan #Sedekah #Ramadhan #Masha #Allah arbo 11+ Keutamaan Sedekah Ramadhan, Masha Allah!